Showing posts with label Telkomsel. Show all posts
Showing posts with label Telkomsel. Show all posts

Saturday, June 11, 2011

Telkomsel akan Punya Layanan "BBM" Sendiri

boleh juga nih telkomsel pengen bikin layanan mirip "bbm" hahahaa...kapan yak..?? 



Telkomsel akan Punya Layanan "BBM" Sendiri


Jakarta – Kesuksesan BlackBerry menguasai pasar smartphone dunia saat ini tak lepas dari aplikasi andalannya BlackBerry Messenger (BBM). Aplikasi ‘sederhana’ itu begitu menarik perhatian orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Melihat peluang yang ada, Telkomsel berencana mengembangkan aplikasi serupa yang bisa dioperasikan disemua perangkat ponsel.

BlackBerry yang kini menuai sukses besar di pasar ponsel dunia berkat mengandalkan layanan BlackBerry Internet Service (BIS) dengan fitur unggulan push e-mail dan BBM. Dengan kedua fitur tersebut, BlacBerry seperti menyihir dunia, tak terkecuali Indonesia .

Melihat hal itu, kabarnya Telkomsel ‘tergoda’ untuk mengembangkan aplikasi serupa yang nantinya bisa dioperasikan disemua perangkat ponsel. Bedanya, aplikasi itu nantinya hanya akan dapat digunakan oleh para pengguna layanan Telkomsel.

“Saat ini masih dalam taraf penjajakan dengan beberapa pihak developer aplikasi lokal, jadi tunggu saja tanggal mainnya, kami akan segera umumkan,” kata GM Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra saat berbincang dengan Telsetnews di sela salah satu acara talk show di Jakarta akhir pekan lalu.

Menurut Indra, aplikasi yang akan dikembangkan itu memang menggunakan pola layanan messaging, namun menggunakan saluran data, seperti yang selama ini digunakan pada layanan BBM di BlackBerry. “Jadi nanti siapa saja bisa berkomunikasi lewat pola messaging seperti layaknya bbm-an disemua perangkat ponsel, tapi harus menjadi pelanggan Telkomsel, karena memang layanan ini base on jaringan Telkomsel,” ungkapnya.

Disebutkan Indra, rencana tersebut tak lepas dari besarnya peminat BlackBerry saat ini, terutama untuk penggunaan aplikasi BBM. “Bisa dibayangkan bagaimana kalau nantinya semua orang bisa bbm-an disemua ponsel tanpa harus beli perangkat BlackBerry,” ujar Indra berandai-andai.

Dia mengakui, Telkomsel tengah serius menggarap layanan data di tahun 2011 ini. Dan rencana dibuatnya aplikasi ala BBM ini termasuk salah satu “rencana besar” yang akan diwujudkan Telkomsel untuk menggaet lebih banyak pelanggan. “Harus diakui market layanan data akan terus bertambah. Oleh sebab itu, operator dituntut bisa lebih kreatif dalam memberikan layanan datanya,” papar dia.

Namun Indra belum mau menyebutkan akan menggandeng developer mana untuk mengembangkan aplikasi tersebut. Dia juga belum mau menyebutkan nama aplikasi yang akan digunakan itu. “Belum ada namanya, karena memang masih dalam tahap pengembangan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini sebenarnya Telkomsel telah bekerjama dengan pihak Multimedia Telesindo sebagai developer mengembangkan layanan TIS. Aplikasi ini mirip dengan yang dikembangkan di BlackBerry. Bedanya, TIS merupakan aplikasi yang hanya bisa dijalankan pada platform Android saja. [hbs]

Telkomsel Pasarkan Iphone 4 di 15 Grapari


Mulai hari ini, Telkomsel menyediakan iPhone 4 White di 15 grapar di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, Manado, dan Makassar.

Paket iPhone 4 Telkomsel spesial berwarna putih ini juga bisa diperoleh di seluruh outlet resmi Apple Premium Reseller (iBox, eStore, EMAX, PCMax, Infinite), Oke Shop, Sarindo, Telesindo Shop, Global Teleshop, dan Selular Shop. Masyarakat juga bisa membeli iPhone 4 Telkomsel White Edition saat berlangsungnya pameran penjualan yang digelar pada 16-18 Mei 2011 di Plaza Senayan, Jakarta. Pelanggan iPhone terbesar di Indonesia dengan 150.000 pelanggan.

VP Channel Management Telkomsel Gideon Edie Purnomo mengatakan, iPhone 4 kini hadir dengan warna baru yang elegan, dilengkapi berbagai kemanfaatan yang lebih bernilai tambah, di mana pelanggan bisa menikmati unlimited data, waktu bicara, dan SMS yang lebih banyak secara gratis tanpa dibatasi kuota harian, dengan tetap didukung jaringan broadband berkualitas terbaik di Indonesia.

Telkomsel menawarkan berbagai pilihan harga paket iPhone 4 White Edition, sudah termasuk perdana simPATI Turbo yang dilengkapi bonus berbagai layanan setiap bulannya selama 12 bulan, yakni: gratis unlimited data, gratis bicara hingga 600 menit, serta gratis SMS hingga 2.000 SMS. Untuk mendapatkan iPhone 4 dengan harga yang semakin terjangkau, Telkomsel menyediakan metode pembelian cicilan 0 persen selama 6 bulan bagi pemegang kartu kredit BCA, BNI, Mandiri, dan Citibank, serta bank-bank yang menyediakan EDC cicilan 0 persen di GraPARI dan gerai resmi iPhone Telkomsel.

iPhone 4 menampilkan fitur FaceTime yang membuat aktivitas video call semakin nyata dan Retina display Apple terbaru yang menakjubkan, yang merupakan tampilan berresolusi tertinggi pada ponsel dan kedalaman piksel sampai 4 kali lebih tinggi dibanding iPhone sebelumnya untuk menghasilkan teks, gambar, dan video yang sangat tajam.

iPhone 4 dilengkapi pula dengan kamera 5 megapiksel dengan flash LED yang mampu memotret dengan tingkat cahaya yang rendah, serta fitur perekam video high-definition. iPhone 4 juga didukung A4 chip pada prosesor A4 Apple untuk menghadirkan kemampuan tenaga mobile processor yang efisien.

iPhone 4 hadir dengan iOS 4, versi terbaru dari sistem operasi mobile terdepan, yang mencakup lebih dari 100 fitur baru. App Store yang revolusioner menyediakan akses ke lebih dari 300.000 aplikasi, termasuk aplikasi iMovie baru yang dihadirkan khusus untuk iPhone 4.

Pengalaman mobile lifestyle yang revolusioner dalam memanfaatkan beragam fitur canggih dan aplikasi menarik di iPhone 4 didukung jaringan broadband berkualitas Telkomsel yang menjangkau seluruh Indonesia melalui penggelaran 38.000 base transceiver station (BTS), termasuk 8.500 Node B (BTS 3G), serta kapasitas bandwidth untuk gateway internet internasional sebesar 15 Gbps.

Friday, June 10, 2011

Telkomsel Berpihak Pada Perusahaan Israel

Anggota Komisi I DPR Roy Suryo mempertanyakan sikap Telkomsel yang cenderung memihak perusahaan teknologi informasi milik Israel, Amdocs, dalam tender proyek Customer Relationship Management (CRM) senilai 200 juta dolar AS atau setara Rp1,8 triliun.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnIX6hH9idRsb0J3Fg5msEI8CyZ4W2x3zYOgFvIWGASVO2HbVPLUDgLOMN-RPzEXO0QIJlifIcK2lAiol44tkhZFqIvds-EdJW4DhZEPI_EoZJWmFypi9UKwuNHhkN1ssQQWbgi13sUay4/s320/roy+suryo.jpg

"Sebelumnya kita pernah pertanyakan soal Amdocs, perusahaan yang sudah jelas-jelas milik Israel. Tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia dan memiliki resistensi di mata rakyat Indonesia. Tetapi dipercaya menjalankan billing system di Telkomsel. Sekarang muncul lagi, Amdocs mau didorong ke proyek CRM. Kami ingatkan Telkomsel," ujar Roy Suryo di Jakarta, Rabu.

Menurut Politisi yang juga ahli teknologi informatika itu, sangat berisiko apabila Amdocs dipercaya dalam program CRM, karena mereka langsung bersentuhan dengan pelanggan Telkomsel.

"Kalau CRM sangat berbeda dengan billing system. CRM sifatnya lebih strategis karena bersentuhan dengan SDM, sistem layanan dan pelanggan. Dalam hal ini, kita minta Telkomsel hati-hati. Masalah Israel sudah jelas sensitif di mata rakyat," tuturnya.

Dikatakannya bahwa Amdocs adalah perusahaan IT berbendera Israel dan fakta itu tidak bisa dibantah. Dalam laporan keuangan Amdocs di tahun 2009 disebutkan bahwa 100 persen saham Amdocs Inc. yang berdomisili di Missouri, AS, dimiliki Amdocs Ltd. yang bermarkas di Ra`na, Israel.

Di AS, Amdocs Inc hanya berperan sebagai "principal operating subsidiaries" atau anak perusahaan operasional Amdocs Ltd di Israel.

Dalam konteks ini, lanjutnya, Telkomsel seharusnya mengedepankan kenyataan bahwa pemerintah RI dengan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik, selain psikologi masyarakat Indonesia yang resisten terhadap Israel.

"Meski demikian, saya akan membagi informasi dengan Komisi VI yang mengawasi langsung Telkomsel sebagai BUMN. Dalam hal ini, kita tidak bisa main-main," tegasnya.

Pandangan senada dikemukakan Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq. Dia menilai masuknya Amdocs sebagai kepanjangan tangan Israel, tidak bisa dipandang remeh.

"Kita akan pertanyakan kepada pemerintah. Kalau perlu memberikan peringatan keras Telkomsel melalui Menkominfo. Apalagi kalau sudah menyangkut stabilitas dan keamanan nasional," tegasnya.

Kekhawatiran bahwa Amdocs akan menciptakan kegaduhan menyangkut stabilitas nasional bisa terwujud apabila perusahaan Israel itu terlibat penuh dalam CRM Telkomsel. Amdocs dinilai bisa dengan mudah memetakan profil pelanggan Telkomsel yang jumlahnya diperkirakan telah mencapai 100 juta.

Selain itu, bukan hal mustahil pula apabila berbagai informasi strategis yang diperbincangkan para pengambil keputusan di Indonesia melalui komunikasi seluler disadap dan kemudian dimanfaatkan untuk melemahkan sendi-sendi kenegaraan dan kebangsaan.

"Bila menyangkut teknologi dan telekomunikasi, maka urusan bisnis tidak bisa semata-mata dipandang sebagai murni bisnis. Bisnis teknologi dan telekomunikasi harus mempertimbangkan aspek politik, keamanan negara, dan kepentingan publik," tegas Mahfudz.

Sementara, Deputy Vice President Corporate Secretary Telkomsel, Aulia Ersyah Marinto enggan berkomentar terkait tender CRM Telkomsel. Dirinya menyatakan belum mengetahui kepastian Amdocs dalam tender proyek CRM itu.

"Saya tidak punya informasi soal itu. Saya coba cari informasi dulu ya," ujarnya. [source]