Showing posts with label Sepak Bola Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Sepak Bola Indonesia. Show all posts

Monday, April 18, 2011

10 Kiper Terbaik Indonesia

Indonesia punya banyak pemain sepakbola berbakat. nih pengen bikin peringkat kiper terbaik yang pernah jadi penjaga gawang kesebelasan Indonesia,
1. Maulwi Saelan

Maulwi Saelan (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Agustus 1928; umur 81 tahun) adalah salah satu pemain sepakbola legendaris, bermain di Olimpiade 1956 dan juga pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia juga pernah menjadi salah satu ajudan pribadi presiden Soekarno. Selain itu ia dikenal juga sebagai pendiri Taman Siswa Makassar.
2. Ronny Paslah


Ronny Pasla (Medan, 15 April 1947 adalah mantan kiper Indonesia yang berkiprah sekitar tahun 1960’an – awal 1970. Ejaan namanya sering juga ditulis sebagai Ronny Paslah.punya julukan Macan Tutul.

Prestasi Tim Nasional Indonesia

* Timnas Indonesia, Juara Piala Agakhan di Bangladesh, 1967
* Timnas Indonesia, Juara Merdeka Games, 1967
* Timnas Indonesia, Peringkat III Saigon Cup, 1970
* Timnas Indonesia, Juara Pesta Sukan Singapura, 1972

3.Yudo Hadianto

Yudo Hadianto (lahir di Solo, Jawa Tengah, 19 September 1941; umur 68 tahun) adalah salah satu pemain sepak bola legendaris Indonesia era 1960-an dan 1970-an. Pada masanya ia sempat diakui sebagi kiper terbaik Asia. Selain itu ia pernah kuliah di Fakultas Ekonomi UI periode 1960-1963 tetapi tidak selesai.

Tim Nasional (1961-1976)

* Juara Merdeka Games 1962, 1969, 1974 di Kuala Lumpur, Malaysia
* Juara King’s Cup 1968 di Bangkok, Thailand
* Juara Aga Khan Cup 1970 di Bangladesh
4.Hermansyah

Tiga Pemain IFA Indonesia, Akan Diuji di Leicester

Tiga pemain Indonesia Football Academy, Rico Adrianto, Maldini Pali, dan Yogi Rahardian, akan diuji teknik permainan dan ketangguhan mental mereka selama mengikuti program latihan dan seleksi di Akademi Klub Leicester City. Kemampuan mereka akan dipantau dalam satu bulan.
"Kami akan melihat sejauh mana kemampuan teknik permainan mereka dalam satu bulan ke depan. Mereka akan bergabung latihan bersama dengan tim pemain usia 16 tahun dan 18 tahun yang sudah ada di sini. Ini pun sekaligus ujian mental buat mereka untuk menghadapi tekanan dan persaingan," kata Manajer Akademi Klub Leicester Jon Rudkin di Leicester, Inggris, Rabu (13/4/2011).

Menurut Rudkin, program latihan ini sudah sekaligus menjadi ajang seleksi. "Tidak ada seleksi atau ujian khusus buat mereka. Artinya, jika mereka kami nilai bagus selama latihan di sini dalam satu bulan, mereka bisa saja langsung bergabung," ujarnya.

Ketiga pemain IFA tiba di Leicester pada Selasa siang. Setelah istirahat beberapa jam, mereka langsung diundang untuk mengunjungi Stadion Walkers, markas dari klub Leicester City. Mereka juga diberi kesempatan menyaksikan secara langsung di stadion pertandingan Divisi Championship antara Leicester City dan Crystal Palace.

Pada hari Rabu, ketiga pemain IFA belum bergabung untuk latihan bersama. Mereka masih diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan dengan udara dingin sekitar 12 derajat celsius.Asisten Pelatih IFA Rasiman, yang mendampingi ketiga pemainnya, hanya memberi menu latihan ringan pada pagi hari, yakni joging di sekitar penginapan yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari Stadion Walkers. Setelah beristirahat, mereka kemudian diperkenalkan kepada Rudkin dan pelatih U-18 di Akademi Leicester, Travor Peak.

Hari Kamis ketiganya baru dijadwalkan mengikuti latihan bersama."Mudah-mudahan mereka bisa enjoy dan berlatih dengan baik selama satu bulan di sini. Tentu saja kami berharap mereka bisa menunjukkan permainan terbaik mereka. Ini akan menjadi pengalaman berharga buat mereka," kata Rasiman.

Ketiga pemain IFA merasa sangat antusias untuk memulai latihan. "Bagi saya ini tantangan sekaligus kesempatan yang besar. Saya akan bangga jika bisa bergabung dan bermain di sini," kata Yogi, pemain berusia 16 tahun yang direkrut dari Sekayu Youth Soccer Academy Palembang.Hal senada juga diungkapkan Maldini yang berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) PSM Makassar dan Rico yang berasal dari SSB Batu Retno.

"Saya seperti masih mimpi berada di sini. Mudah-mudahan ini awal yang bagus buat karier sepak bola saya," kata Maldini. Ketiga pemain yang berada di Leicester ini merupakan pemain dengan peringkat terbaik dalam penilaian tim pelatih IFA. Mereka direkrut sejak Desember 2009.

Bersama mereka juga ada sekitar 45 pemain lainnya yang berasal dari beberapa sekolah sepak bola baik di Jawa maupun luar Jawa. IFA merupakan akademi yang membina pemain usia muda. IFA berada di bawah naungan PSSI. Selain mengikuti kompetisi di Jabodetabek, IFA juga membuat program pengiriman pemain ke luar negeri, seperti ke Leicester.

Sebelumnya Direktur IFA Iman Arif menyebut, pihaknya akan menjajaki kemungkinan untuk mengirim pemain IFA untuk mengikuti seleksi di akademi klub Manchester United dan Chelsea. Tahun ini rencananya IFA mengirim Hanif Syahbandi untuk mengikuti seleksi di akademi klub Stoke City U-14.

PSSI Semakin Transparan Lewat Situs Resmi

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya sadar akan transparansi informasi publik. Hal itu bisa dilihat dari kelengkapan informasi mengenai Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI di situs resmi mereka yang berubah mulai Selasa (12/4/2011) dini hari.

Setelah cukup lama tidak bisa diakses, situs resmi PSSI tayang dengan tampilan baru yang menarik. Ada beberapa perbedaan yang mencolok di situs ini yang bersifat kemajuan. 

Misalnya, di sudut kanan atas situs tersebut tertera waktu yang menunjukkan 37 hari menuju kongres (countdown). PSSI juga berusaha memanjakan anggota dengan menyediakan konten untuk mengunduh formulir pendaftaran calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Anggota Komite Eksekutif.

Pengunjung juga bisa mengakses tabulasi pencalonan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Tabulasi Pencalonan Anggota Exco. Selain itu, anggota PSSI yang telah mendaftarkan calonnya juga dipublikasikan dalam situs ini. 

Selanjutnya, PSSI mempublikasikan mengenai tata cara pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Anggota Exco PSSI. Namun, konten ini baru tersedia pada 17 April mendatang.

Di dalam situs ini, PSSI juga memuat serangkaian agenda jelang kongres 20 Mei mendatang. Misalnya, pada 14 April nanti, akan digelar pertemuan Komite Normalisasi dengan 100 pemilik hak suara Kongres PSSI.

Pengunjung juga dengan bebas bisa mengunduh beberapa peraturan organisasi atau PO seperti PO Kode Dispilin PSSI 2008, PO Badan Futsal Nasional, PO Badan Tim Nasional, dan lain-lain. 

Namun, ada beberapa konten yang tidak bisa dibuka seperti mengunduh statuta. Dari running teks yang terletak di header, situs ini memang masih dalam pengembangan. Terlepas dari itu, situs ini setidaknya sedikit banyak telah memenuhi harapan publik mengenai keterbukaan informasi mengenai kinerja PSSI

16 Pemain Aceh siap terbang ke Paraguay dan Argentina

Sebanyak 16 pemain Aceh dari 30 orang yang berlatih ilmu sepakbola di Parguay sudah direkrut tiga klub di Paraguay dan satu klub di Argentina. Sedangkan sisanya sedang menjalani proses seleksi lanjutan untuk menentukan kepastian direkrut oleh klub lain. Tapi hanya tiga bermain yang bermasalah dengan cidera dan jantung dari 30 orang yang dikirim Paraguay

Demikian ditegaskan lagi oleh Perwakilan Soccer Training Program (STP) sekaligus menjabat Wakil President Indonesian Business and Culture Centre (IBBC), Sergio Sanchez Hausmann, dan Direktur Diego Ignacio Saez. Pemaparan Serrgio dan Diego itu diterjemahkan Latif saat bertemu Wakil Ketua Komisi E DPR Aceh, Safwan Yusuf dan Wakil Ketua Komisi B DPR Aceh, Darmuda serta Kadispora Aceh Hasan Basri di ruang kerja Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Selasa (22/3).

Menurut Sergio, ada 16 pemain ‘Timnas’ Aceh sudah masuk dalam empat klub di Argentina dan Paraguay. Satu pemain atas nama Zikri Akbar masuk dalam klub Divisi I Argentina, CASLA. Lima pemain atas nama Syahrizal, Rahmat Maulana, Imanda Putra, Muhammad Lirival Andrea dan Rahmanuddin masuk ke klub Divisi II Paraguay, Trinidense. “Menurut pelatih disana, Zikri Akbar punya kemampuan skill bermain di Eropa bila sudah bermain diatas satu tahun setengah di Argentina. Karena kompetisi di Brazil dan Argentina adalah penyuplai pemain ke Eropa,” ujar Sergio. 

Tiga pemain lain, kata Sergio, yaitu Teuku Muhammad Iqbal Alfajri, Hadina Rivaldi Diaz dan Dede Ramadhan masuk ke klub Divisi IV Paraguay, Atlantida. Tim Atlantida merupakan penyuplai pemain terbanyak ke Timnas Paraguay. Empat pemain lagi atas nama Muarrif, Bryan Muharram Setiawan Anwar, Taufiq Aqsar dan Jalwandi direkrut klub Divisi II Paraguay, Fernandi de la Mora.


Selanjutnya, kata Sergio, ada empat pemain lagi yang baru direkrut oleh klub Fernando de la Mora dari 14 pemain yang sedang menjalani seleksi. Ke-14 pemain tersebut, yaitu Zoel Fadli, Andri Muliadi, Nendi Fadriansyah, Firdaus Ramadhan, Zikrillah Tarmizi, Gian Randi Saputra, Satria Setiawan, Feli Ariesta, Randy Risky, Ahmad Agung Fauzan, Armiadi, Hardiansyah, Sayuti dan Arief Hidayat.

“Diperkirakan dari 10 pemain yang tersisa ini masih punya peluang untuk bergabung dalam klub di Paraguay selama selama seleksi yang masih berlangsung. Hanya tiga pemain Faumi Syahreza dan Malem Budiman yang masih didera cidera serta Agam Ramatillah bermasalah dengan jantung bawaan sejak kecil. Kami berharap lebih banyak lagi pemain Aceh yang direkrut oleh klub-klub di Paraguay,” ujar Sergio.

Sementara itu, Kadispora Aceh, Hasan Basri meminta kepada Sergio dan Diego untuk mengirim video pertandingan ujicoba antara ‘Timnas’ Aceh dengan salah satu klub di Paraguay. Nantinya, video itu akan diputar disalahsatu televisi lokal di Aceh supaya bisa disaksikan oleh masyarakat. Permintaan tersebut ditanggapi positif oleh Sergio dan Diego yang siap mengirim rekaman ujicoba terakhir.(hd)