Showing posts with label Google. Show all posts
Showing posts with label Google. Show all posts

Monday, June 20, 2011

Gitar Google, Tribute untuk Gitaris Legendaris Les Paul


google-gibson
Google.co.id

GOOGLE selalu punya cara unik untuk merayakan sesuatu. Hari ini, untuk merayakan hari lahir musisi gitar legendaris, Les Paul, Google merancang logo khusus menyerupai rangkaian senar gitar.
Logo alpias Google Doodle ini akan mengeluarkan bunyi khas gitar jika Anda menggerakkan kursor ke atas dan ke bawah.
Mengenang jasa Les Paul dalam perkembangan sejarah musik dunia, Google membuat logo ini secara global dan dipajang di halaman Google di seluruh dunia.
Les Paul, terlahir dengan nama Lester William Polsfuss, 9 Juni 1915 silam. Namanya melejit setelah berkolaborasi dengan Ted McCarty dalam mendesain gitar elektrik berbodi solid di tahun 1952.
Gitar yang kemudian dibanderol dengan merk Gibson ini dinilai paling klop digunakan untuk permainan garang ala rock n roll.
Gibson menjadi salah satu gitar elektrik terkemuka di kalangan para gitaris, sejajar dengan Fender Stratocaster dan Telecaster.
Sepanjang hidupnya, Paul dikenal sebagai pencipta lagu, serta spesialis musik jazz dan country. Ia menguasai berbagai teknik dalam bermain gitar, seperti licks, trills, chording, fretting dan timing yang banyak menginspirasi gitaris muda masa kini.
Paul wafat akibat komplikasi pneumonia, Agustus 2009 lalu. Kematiannya tak membuat sosoknya surut sebagai tokoh inspiratif di dunia musik.

Hadiah Pelangi dari Google untuk Kaum Homoseksual


google-gay
Google.co.id

JIKA Anda tengah tersambung dengan koneksi internet, cobalah kunjungi situs Google. Jika sudah, masukkan kata kunci “gay”. Perhatikan apa yang muncul.
Menandai bulan Juni sebagai bulan kebanggaan kaum Gay dan Lesbian (Gay and Lesbian Pride Month), Google menambahkan aksesori mungil berbentuk pelangi tepat di samping kanan kotak pencarian.
Pelangi ini akan muncul jika Anda memasukkan kata “gay”, “lesbian”, “transgender”, “transsexual”, “bisexual”, serta kata-kata lain yang berkaitan dengan isu homoseksual.
Pelangi enam warna yang menjadi simbol kebanggaan kaum homoseksual, menjadi cara baru yang dierapkan Google untuk merayakan Gay and Lesbian Pride Month tahun ini.
Tahun-tahun sebelumnya, Google menggoreskan lambang pelangi enam warna yang membentang dari sisi kanan ke sisi kiri layar, tepat di bawah kotak pencarian.
Google rupanya tak hanya dikenal sebagai perusahaan search engine terbesar di dunia, namun juga salah satu perusahaan yang paling peduli akan kesejahteraan kaum homoseksual.
Cnet News, Minggu (19/6) mencatat, tahun 2008 silam Google mengeluarkan pernyataan yang menentang diberlakukannya Proposition 8, peraturan yang melarang warga California untuk melakukan pernikahan sesama jenis.
Mei lalu, Google juga merilis sebuah iklan layanan masyarakat yang menggambarkan penolakan terhadap perilaku bullying bagi remaja homoseksual. Iklan ini ditampilkan di sela-sela penayangan Glee dan mendapat perhatian jutaan mata pemirsa.

Tuesday, June 14, 2011

Tips Menghindari Konten Spam Dari Pencarian Google


Siapa sih yang gak tau Google? si Raja Mesin Pencari nomor 1 di dunia saat ini, pasti kita juga udah banyak pengalaman saat googling, salah satunya adalah hasil pencarian yang menggandung spam dari blog-blog atau website yang menerapkan sistem Auto Generated Content (AGC), di dalam blog yang menganut sistem ini kita dibawa-bawa dan berputar-putar didalam website itu sehingga terkadang kita merasa jengkel dan kesal dan tentunya kita tidak mendapatkan sama sekali hasil dari keyword yang sudah kita googling sebelumnya.
Menurut ane sendiri, para webmaster yang memakai plugin AGC ini adalah seorang yang egois dan spammer paling TOP didunia search engine, mereka hanya memikirkan keuntungan pribadi dan tentu saja merugikan orang lain, bayangkan saja ketika kita googling dan masuk ke website atau blog bertipe seperti ini kita hanya dihadapkan oleh link-link tidak jelas dan konten konten tidak jelas kita dibawa berputar-putar didalam website itu sehingga meningkatkan aktifitas pageviews pada website itu, ini memang baik bagi para webmaster yang memakai AGC karena dapat meningkatkan jumlah pageviews mereka tapi sebaliknya yang terjadi kepada kita yang merasa dijengkelkan, pernakah agan merasa seperti ini?
Yah kali ini ane mau menshare tips untuk menghindari konten spam dari pencarian google, caranya adalah cukup dengan melihat dari ciri-ciri URL yang seperti ini:
Yah URL blog atau website yang berstruktur seperti itu pasti menggunak Auto Generated Content, mulai sekarang jika agan menjumpai struktur URL blog yang kira kira seperti: http://www.fachrin.tk/search/hindarin+aja+gan+bikin+sumpek+itu+spammer nah silahkan saja agan hindari karena kalo diklik hanya menghabiskan bandwith dan waktu untuk website spam yang seperti itu, tentu agan tidak mau kan?
Nah selanjutnya adalah kita perlu melakukan tindakan REPORT SPAM ke google untuk memerangi jenis website seperti itu, kita pasti juga tahu bahwa google sangat membenci website yang isinya hanya sampah dan tidak bermanfaat dan hanya mementingkan black hat SEO.
Google sendiri sudah menyiapkan tempat untuk melaporkan website-website atau blog yang tidak penting seperti ini dan akan memasukkannya ke google sandbox jika diketahui benar bersalah, klik link ini untuk melaporkan tindakan spam AGC yang seperti ini.
Okeeee, hanya ini tips yang dapat ane berikan bagi pembaca blog ini, bukan dengan maksud menggurui cuma hanya ingin share uneg-uneg sekalian update-update postingan, hehehehe :)

Saturday, June 11, 2011

Google Takut Honeycomb Mampir di Ponsel

Jakarta - Biasanya, Google dengan senang hati mengumbar source code untuk Android agar bisa dikembangkan ke berbagai perangkat. Namun kali ini berbeda dengan Honeycomb, rakasasa internet ini belum mau mengumbar kode sumbernya ke publik karena takut dijadikan OS smartphone.

Honeycomb merupakan versi terbaru sistim operasi Android yang dirancang khusus untuk piranti tablet. Konon karena itulah Google masih belum mau membuka source code sistem tersebut.

"Agar bisa cepat digunakan untuk tablet kami membuat beberapa pengorbanan desain. Saat ini kami tidak ingin sistem operasi ini (Honyecomb-red) digunakan pada ponsel," jelas Andy Rubin, Android Chieft, seperti detikINET kutip dari BusinessWeek, Senin (28/3/2011).



Jika kode Honeycomb diluncurkan saat ini, Rubin menganggap bukan tidak mungkin para developer memodifikasinya untuk ponsel. Itulah yang tidak diinginkan Google. Karena menurutnya, menggunakan Honeycomb di ponsel bisa berdampak buruk. Seberapa buruk? Google belum mau menjelaskan detailnya untuk saat ini.

3 Ponsel Android yang Cocok untuk Indonesia

Google Android semakin dikenal luas di dunia. Hadir dengan platform buatan raksasa Internet Google Inc yang bersifat terbuka dan memudahkan akses jejaring sosial, popularitas Android terus melejit.

Namun, di Indonesia, Android belum mampu menyaingi BlackBerry. Beberapa pihak menilai relatif mahalnya perangkat dan teknologi layar sentuh tanpa keypad Qwerty menjadi penyebabnya.

Lalu, ponsel Android apa yang bisa mendongkrak popularitas Google Android di Indonesia? Menurut Lucky Sebastian, aktivis gadget sekaligus penggiat Android dari komunitas ID Android, ponsel Android dengan keypad Qwerty dengan harga relatif murah yang akan diserap di Indonesia dengan cepat.

"Pasalnya, secara teknologi, Android berada jauh di atas BlackBerry. Karena didukung langsung oleh Google, Android relatif lebih powerful dan bisa dikustomisasi sesuai keinginan pengguna," tuturnya saat diwawancarai VIVAnews di Jakarta, Kamis 2 Desember 2010.

Berikut ini tiga ponsel Android pilihan Lucky yang diperkirakan akan diserap dengan cepat di Indonesia:

1. HTC Desire Z



"Ini ponsel slide yang dilengkapi keypad Qwerty lengkap. Sesuai dengan pasar Indonesia, text messaging masih menjadi incaran utama. Meski sudah dilengkapi keypad Qwerty, Desire Z juga berteknologi layar sentuh. Sehingga, transformasi ponsel Qwerty ke arah layar sentuh terasa lebih smooth. Sayang, harganya masih relatif mahal, lebih cocok digunakan oleh segmen hi-end," ujar Lucky.

2. Motorola Charm




"Di Amerika Serikat, ponsel ini sudah dirilis. Dibandingkan Desire Z, Charm bisa menawarkan transformasi keypad Qwerty ke layar sentuh secara lebih smooth lagi, karena secara fisik ia mirip dengan BlackBerry. Hanya saja, layar yang dipunyai Motorola Charm lebih lebar," kata Lucky.

"MOTOBLUR sebagai tampilan antarmuka sangat membantu pengguna dalam aktivitas jejaring sosial. Cocok untuk anak muda. Sehingga sangat berpotensi untuk meledak, karena sesuatu produk yang besar selalu dimulai dari segmen anak muda," imbuhnya.

3. HTC Desire HD



"Meski tidak ada keypad Qwerty, HTC Desire HD akan 'meledak' karena fungsi dan fitur di dalamnya. Memang smartphone satu ini lebih menyasar segmen hi-end, seperti eksekutif muda. Selain layar LCD besar 4,3 inci, ia juga dilengkapi dengan HTC Sense UI yang terbaru," terang Lucky.

Thursday, May 5, 2011

10 Rahasia Menarik Dari Google

Google Inc. dikenal sebagai perusahaan raksasa teknologi asal California, Amerika Serikat. 

Memiliki lebih dari 6.000 karyawan di seluruh dunia, Google bisa menjelma menjadi mesin pencarian (Google Search), penjelajah bumi (Google Earth), peta (Google Maps), dan mesin penerjemah (Google Translate).

Layanan lainnya yang disediakan Google adalah situs video YouTube, surat elektronik Gmail, sampai sistem operasi pada ponsel, yakni Android. Perusahaan yang kini dipimpin oleh Eric Schmidt ini didirikan Sergey Mikhailovich Brin dan Lawrence Edward “Larry” Page. 

Selain berbagai informasi tadi, ternyata Google masih memiliki sepuluh rahasia yang disembunyikan dari dunia. Berikut ulasannya seperti dikutip Business Insider.

1. Keluarga
Saudara Larry Page, Carl ternyata adalah pendiri eGroups, sebuah perusahaan yang membuat situs di era 90-an. Perusahaan ini kemudian diakuisisi Yahoo! pada tahun 2000 dengan nilai hampir setengah miliar dollar. 

2. BackRub
Ini adalah nama asli Google. Mereka menyebutnya BackRub karena algoritma memeringkatkan halaman berdasarkan berapa banyak "back link" pada halaman itu.

3. Paten
Hak paten yang diajukan Google kepada pemerintah Amerika Serikat mirip sekali dengan paten yang diajuukan Dow Jones. Ini bukan hal aneh karena di belakang dua pengajuan paten itu adalah seorang pria bernama Robin Li, dia pernah bekerja di sebuah perusahaan milik Dow Jones.

4. Stanford
Algoritma Google disebut PageRank dan pemegang paten untuk istilah itu adalah Universitas Stanford. Untuk mengambil alih paten itu, Google memberikannya saham yang kemudian dijual pada tahun 2005 sebesar US$ 336 juta. 

5. Kepunahan
Algoritma PageRank ternyata bukan hanya dapat digunakan untuk mengetahui peringkat halaman untuk mesin pencari. Alogaritma itu juga bisa dipakai untuk menentukan spesies yang akan punah.

6. Politik
Larry Page dan Sergey Brin adalah dua orang terkaya di Amerika yang tidak pernah berkontribusi dalam urusan politik. Padahal lebih dari 20 milyarder yang ada di Amerika membuat gerakan politik. 

7. Yahoo!
Larry Page dan Sergey Brin sebenarnya ingin menjadi akademisi. Mereka tidak bercita-cita membangun bisnis. Ketika mengembangkan Google Search Engine pada 1997, mereka bersedia menjual mesin pencari itu hanya dengan harga US$ 1 juta.

Mereka kemudian pergi seluruh Silicon Valley untuk menjual mesin pencari mereka. Mereka pergi ke Yahoo!, tapi ditolak. Kondisi pun berganti. Pada 2002 giliran Yahoo! yang menawar Google dengan harga US$ 3 milyar dan gantian, Google menolak Yahoo!. Sekarang Google bernilai lebih dari US$ 150 miliar.

8. Keberuntungan
Anda pasti sudah tahu tombol "I'm Feeling Lucky" pada mesin pencari Google. Untuk mengembangan tombol "keberuntungan" itu, Google menghabiskan biaya sekitar US$ 110 juta per tahun. Dengan mengklik tombol ini, pengguna akan mendapatkan hasil pencarian teratas yang paling mendekati. Artinya, Anda telah melewatkan semua iklan yang bisa menghasilkan uang bagi Google.

9. Karyawan Nomor 1
Siapa karyawan pertama di Google? Namanya adalah Craig Silverstein. Tapi sampai saat ini tak ada yang pernah tahu seperti apa wajahnya. Kabar yang beredar menyatakan pria itu kini menjabat sebagai Direktur Teknologi dengan gaji sekitar US$ 950 juta.

10. Keindahan.
Google Earth memiliki gambar-gambar yang indah tentang bumi. Terkadang gambar itu malah seperti karya seni yang menakjubkan.