Dengan statistik tersebut, tentu saja mengancam kompetitor smartphone lainnya. Sebut saja smartphone populer seperti BlackBerry. Research In Motion merupakan produsen yang paling merasakan imbas dari lonjakan peminat terhadap Android. Pangsa pasarnya turun 4,1 persen dalam kurun waktu November 2010 sampai Februari 2011. Meski demikian, perusahaan itu masih menguasai 28,9 persen pangsa pasar smartphone AS.
Selain itu, smartphone lain pun tak luput dari imbas meningkatnya pasar Android. Microsoft dan Palm misalnya. Microsoft mengalami penurunan 1,3 persen ke total 7,7 persen pasar sementara Palm turun 1,1 persen ke total 2,8 persen pasar di Februari 2011.
Meski 1 dari 3 smartphone yang terjual di AS adalah smartphone Android, tetapi berkat iPhone 4, Apple berhasil bertahan. Pangsa pasarnya malah naik 0,2 persen di kurun waktu tersebut.
Tapi hal tersebut mungkin saja tidak menggambarkan pangsa pasar smartphone secara global. Di Indonesia misalnya. Pangsa pasar smartphone cukup berimbang, di mana blackberry sedikit lebih unggul dalam penjualan. Namun, bisa saja tren Android juga menyerang hingga Indonesia. Karena berdasarkan data dari Comcore, penjualan smartphone dengan os keluaran Google ini terus mengalami peningkatan yang cukup tajam.
Jika terus seperti ini, Android bisa saja melakukan hal fantastis di masa silam seperti halnya Microsoft (PC) dan Facebook (Social Network) yang berhasil masuk menerobos dan langsung menguasai pasar dunia di bidang sistem operasi PC dan social network. Bisa jadi sih...
No comments:
Post a Comment